Lewati navigasi — langsung ke konten utama

Infografis Terpadu

Data visual statistik kependudukan, anggaran APBDes, stunting, bantuan sosial, indeks pembangunan, dan capaian SDGs Desa Salo Palai.

Statistik Kependudukan

Grafik demografi pembagian gender, kelompok pekerjaan, dan tren perkembangan warga.

Update: Juni 2026
Total Penduduk
2.037
+32 jiwa dibanding tahun lalu (2.005)
Jumlah Keluarga (KK)
677
Mayoritas KK Laki-laki (620 KPM) & Perempuan (57 KPM)

Rasio Pembagian Gender

Laki-laki: 1012 jiwa
Perempuan: 993 jiwa
Lainnya: 32 jiwa

Mata Pencaharian Utama

Analisis Kependudukan Desa

Rasio jenis kelamin di Desa Salo Palai adalah sebesar 101.9%, menunjukkan keseimbangan demografis yang sehat antara pria dan wanita. Sektor mata pencaharian utama didominasi oleh Pertanian/Perkebunan dan Swasta/Buruh, mencerminkan besarnya potensi agro-perkebunan kelapa dan sahang lada di wilayah desa. Peningkatan jumlah penduduk sebanyak 32 jiwa menunjukkan pertumbuhan kawasan pemukiman yang kondusif.

Tren Perkembangan Demografis & Ketenagakerjaan

Pertumbuhan Penduduk (Tahun Lalu vs Tahun Ini)

Klasifikasi Angkatan Kerja (Usia 18-56 Tahun)

A. Perkembangan Jumlah Penduduk
Kategori Waktu Laki-laki Perempuan Lain-lain Total Penduduk
Tahun Ini 1.012 Orang 993 Orang 32 Orang 2.037 Orang
Tahun Lalu 995 Orang 978 Orang 32 Orang 2.005 Orang
Persentase Perkembangan 1,71 % 1,53 % 0,00 % 1,60 %
B. Perkembangan Jumlah Keluarga (KK)
Kategori Waktu KK Laki-laki KK Perempuan Lain-lain Jumlah Total KK
Tahun Ini 620 KK 57 KK 0 KK 677 KK
Tahun Lalu 489 KK 60 KK 0 KK 549 KK
Persentase Perkembangan 26,79 % -5,00 % 0,00 % 23,32 %
C. Klasifikasi Angkatan Kerja (Usia 18-56 Tahun)
No. Kategori Angkatan Kerja Jumlah Jiwa
1. Jumlah Angkatan Kerja (Penduduk Usia 18-56 tahun) 1.250 Orang
2. Jumlah Penduduk Usia 18-56 tahun yang masih sekolah dan tidak bekerja 180 Orang
3. Jumlah Penduduk Usia 18-56 tahun yang menjadi Ibu Rumah Tangga 350 Orang
4. Jumlah Penduduk Usia 18-56 tahun yang bekerja penuh 520 Orang
5. Jumlah Penduduk Usia 18-56 tahun yang bekerja tidak tentu 185 Orang
6. Jumlah Penduduk Usia 18-56 tahun yang cacat dan tidak bekerja 12 Orang
7. Jumlah Penduduk Usia 18-56 tahun yang cacat dan bekerja 3 Orang

Transparansi Anggaran (APBDes)

Laporan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Salo Palai Tahun 2026.

Draft Rancangan
Total Pendapatan
Rp 4.650.000.000
PADes + Dana Transfer Pemerintah
Total Belanja
Rp 4.410.000.000
Pembangunan & Pemberdayaan
Selisih (Surplus)
Rp 240.000.000
Sisa Pembiayaan Netto: Rp 200.000.000

Struktur Anggaran Pendapatan & Belanja (Rupiah)

Rincian Pos Anggaran & Proyek

Klasifikasi / Uraian Anggaran Nominal (Rp)
1. PENDAPATAN DESA Rp 4.650.000.000
Pendapatan Asli Desa (PADes) Rp 300.000.000
Pendapatan Asli Desa (PADes)Rp 150.000.000
Pendapatan Asli Desa (PADes)Rp 150.000.000
Dana Desa (DD) Rp 2.400.000.000
Dana Desa (DD)Rp 1.200.000.000
Dana Desa (DD)Rp 1.200.000.000
Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 1.700.000.000
Alokasi Dana Desa (ADD)Rp 850.000.000
Alokasi Dana Desa (ADD)Rp 850.000.000
Bagi Hasil Pajak & Retribusi (BHPR) Rp 150.000.000
Bagi Hasil Pajak & Retribusi (BHPR)Rp 75.000.000
Bagi Hasil Pajak & Retribusi (BHPR)Rp 75.000.000
Pendapatan Lain-lain Sah Rp 100.000.000
Lain-lain Pendapatan SahRp 50.000.000
Lain-lain Pendapatan SahRp 50.000.000
2. BELANJA DESA Rp 4.410.000.000
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Rp 1.560.000.000
Penyelenggaraan Pemerintahan DesaRp 780.000.000
Penyelenggaraan Pemerintahan DesaRp 780.000.000
Pelaksanaan Pembangunan Desa Rp 1.900.000.000
Pembinaan Kemasyarakatan Desa Rp 360.000.000
Pembinaan Kemasyarakatan DesaRp 180.000.000
Pembinaan Kemasyarakatan DesaRp 180.000.000
Pemberdayaan Masyarakat Desa Rp 500.000.000
Pemberdayaan Masyarakat DesaRp 250.000.000
Pemberdayaan Masyarakat DesaRp 250.000.000
Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat & Mendesak Rp 90.000.000
Penanggulangan Bencana, Darurat & MendesakRp 45.000.000
Penanggulangan Bencana, Darurat & MendesakRp 45.000.000
3. PEMBIAYAAN DESA (NETTO) Rp 200.000.000
Penerimaan Pembiayaan (SiLPA Tahun Lalu) Rp 240.000.000
Pengeluaran Pembiayaan Rp 40.000.000
Analisis Anggaran & Alokasi Pembangunan

Rasio kemandirian finansial desa (PADes terhadap total pendapatan) saat ini berada di kisaran 6.45%. Mayoritas pendanaan masih ditopang oleh Dana Transfer Pemerintah (Dana Desa & ADD). Alokasi anggaran terbesar difokuskan pada sektor **Pelaksanaan Pembangunan Fisik Desa** (Rp 1.900.000.000) dan **Penyelenggaraan Pemerintahan** (Rp 1.560.000.000), yang sejalan dengan prioritas nasional pemulihan infrastruktur pedesaan.

Pemantauan Balita & Stunting

Grafik persentase tingkat stunting balita sebagai indikator kesehatan anak di desa.

Data: Juni 2026
Jumlah Balita Diukur
234 Anak
Pemantauan Poskesdes rutin
Tumbuh Kembang Normal
212 Anak
Pertumbuhan sesuai grafik KIA
Kasus Terdeteksi (Stunting)
22 Anak
Mendapat intervensi PMT khusus

Prevalensi Stunting Desa

9.4% Prevalensi
Sangat Baik (Rendah)

Klasifikasi Ambang Batas WHO

< 10% Prevalensi Rendah (Kategori Hijau)
10% - 20% Prevalensi Sedang (Kategori Kuning)
> 20% Prevalensi Tinggi (Kategori Merah)

Program Intervensi Desa

  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT) rutin Balita Posyandu
  • Pendampingan Ibu Hamil KEK (Kurang Energi Kronis)
  • Sanitasi Total Berbasis Masyarakat & Akses Air Bersih
  • Kampanye ASI Eksklusif & Imunisasi Dasar Lengkap
Analisis Kesehatan Ibu & Anak (KIA)

Prevalensi stunting di Desa Salo Palai tercatat sebesar 9.4%. Angka ini berada **di bawah batas maksimal target nasional** Indonesia yang menargetkan maksimal 14%, serta masuk dalam kategori **Rendah (Sangat Baik)** menurut skala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Upaya preventif melalui Dana Desa terus difokuskan pada penguatan gizi ibu hamil, operasional Posyandu, dan penyediaan akses air bersih di kawasan pelosok RT guna menekan angka kasus hingga mendekati 0% (*Zero Stunting*).

Infografis Jangkauan Bantuan Sosial (Bansos)

Data penerima bantuan kesejahteraan sosial nasional dan program bantuan khusus Dana Desa.

Data: Juni 2026

PKH

Program Keluarga Harapan (Bantuan bersyarat pendidikan anak & kesehatan ibu hamil).

120 KPM

BPNT / Sembako

Bantuan Pangan Non-Tunai (Bantuan sembako pangan untuk keluarga prasejahtera).

185 KPM

BLT Dana Desa

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (Bantuan kemiskinan ekstrem bersumber APBDes).

65 KPM

BST

Bantuan Sosial Tunai Kemensos (Bantuan tunai darurat bagi warga terdampak).

40 KPM
Analisis Kesejahteraan Sosial & Ketepatan Sasaran

Total paket program kesejahteraan yang tersalurkan di Desa Salo Palai mencakup 410 alokasi manfaat. Dengan total kepala keluarga (KK) terdaftar sebanyak **677 KK**, rasio jangkauan perlindungan sosial mencerminkan komitmen kuat pemerintah desa dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem. Integrasi DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dimutakhirkan rutin guna memastikan bantuan jatuh tepat sasaran kepada warga miskin, lansia non-potensial, serta disabilitas.

Rapor Indeks Desa Membangun (IDM)

Indikator status kemandirian desa berdasarkan indeks ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Tahun: 2026
SKOR INDEKS IDM 0.8245
STATUS KLASIFIKASI DESA MANDIRI

Indeks Dimensi Pembentuk IDM (Skor 0 s.d. 1)

Indeks Ketahanan Sosial (IKS): 0.8520

Mencakup akses fasilitas pelayanan kesehatan, sarana pendidikan dasar & menengah, modal sosial gotong royong, serta pemukiman warga.

Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE): 0.7850

Mencakup keragaman mata pencaharian warga, akses pasar tradisional, ketersediaan lembaga perbankan/kredit, serta infrastruktur transportasi perdagangan.

Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL): 0.8360

Mencakup kualitas sanitasi pemukiman, ketahanan terhadap risiko bencana alam (banjir/longsor), serta pengelolaan kelestarian ekologi sekitar wilayah.

Analisis Kinerja IDM & Strategi Pembangunan

Dengan total nilai skor 0.8245, Desa Salo Palai berhasil menyandang status sebagai **Desa Mandiri**. Ketahanan terkuat desa terletak pada **Indeks Ketahanan Sosial (IKS: 0.8520)** berkat terpenuhinya sarana kesehatan dan modal gotong-royong warga. Sektor yang masih perlu ditingkatkan adalah **Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE: 0.7850)**. Pemerintah desa menargetkan program kerja tahun depan difokuskan pada penguatan permodalan BUMDes Sehati dan peningkatan akses digitalisasi pemasaran produk olahan pertanian sahang lada desa.

Capaian SDGs Desa

Visualisasi 18 poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) Desa Salo Palai Tahun 2026.

Data: Juni 2026
3 Capaian Tertinggi (Skor Maks 100)
  • 16 Desa Damai Berkeadilan 70
  • 17 Kemitraan untuk Pembangunan Desa 70
  • 18 Kelembagaan Desa Dinamis & Budaya Adaptif 70
3 Prioritas Pembangunan Desa
  • 1 Desa Tanpa Kemiskinan 70
  • 2 Desa Tanpa Kelaparan 70
  • 3 Desa Sehat dan Sejahtera 70

Rencana Kerja Aksi & Rekomendasi Program (Prioritas Utama)

Tabel di bawah menampilkan rekomendasi program pembangunan desa berdasarkan 3 poin SDGs dengan capaian terendah saat ini.

No Tujuan SDGs Prioritas Skor Ril Target Rekomendasi Aksi Pembangunan Desa
1
1 Desa Tanpa Kemiskinan
70 100.0 Pemberian BLT Dana Desa, peningkatan bansos, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pemberdayaan ekonomi keluarga miskin.
2
2 Desa Tanpa Kelaparan
70 100.0 Penyaluran PMT (Pemberian Makanan Tambahan) Posyandu, program ketahanan pangan desa (nabati/hewani), dan pengembangan lumbung pangan.
3
3 Desa Sehat dan Sejahtera
70 100.0 Optimalisasi layanan Posyandu, pengadaan ambulans/sarana kesehatan desa, insentif kader kesehatan, dan edukasi sanitasi lingkungan.
1
70/100
Desa Tanpa Kemiskinan
2
70/100
Desa Tanpa Kelaparan
3
70/100
Desa Sehat dan Sejahtera
4
70/100
Pendidikan Desa Berkualitas
5
70/100
Keterlibatan Perempuan Desa
6
70/100
Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi
7
70/100
Desa Energi Bersih dan Terbarukan
8
70/100
Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata
9
70/100
Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai Kebutuhan
10
70/100
Desa Tanpa Kesenjangan
11
70/100
Kawasan Pemukiman Desa Aman dan Nyaman
12
70/100
Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan
13
70/100
Desa Tanggap Perubahan Iklim
14
70/100
Desa Peduli Lingkungan Laut
15
70/100
Desa Peduli Lingkungan Darat
16
70/100
Desa Damai Berkeadilan
17
70/100
Kemitraan untuk Pembangunan Desa
18
70/100
Kelembagaan Desa Dinamis & Budaya Adaptif
Analisis SDGs & Pembangunan Terarah

SDGs Desa mengarahkan alokasi Dana Desa Salo Palai agar lebih terukur. Prioritas pembangunan difokuskan pada poin-poin dengan capaian terendah, seperti **Goal 1 (70)**, untuk merumuskan kegiatan penyediaan sanitasi bersih, program ketahanan iklim, atau pemberdayaan lingkungan pesisir di tahun berikutnya. Target besar desa adalah meningkatkan seluruh rata-rata poin SDGs di atas angka 80,0 pada tahun anggaran mendatang.